LUMPIA GANG LOMBOK

Lunpia Semarang yang legendaris awal mulanya berasal dari salah satu sudut daerah pecinan ini. Tepatnya di Gang Lombok yang berdekatan dengan Klenteng Tay Kak Sie Gang Lombok, salah satu kelenteng tertua di Kota Semarang. Lunpia, yang kadang dilafalkan sebagai Lumpia atau juga Loenpia ini diciptakan oleh sepasang suami istri Tjoa Thay Yoe dan Wasih. Kini kios Lunpia Gang Lombok ini dilanjutkan cucunya, Siem Swie Kiem, yang merupakan generasi ketiga dari Lunpia Gang Lombok Semarang ini.
Ada dua macam Lunpia yang tersedia, yaitu Lunpia basah dan Lunpia goreng yang disajikan dengan selada, saus khas Semarang yang kental dengan bawang yang masih segar. Siem Swie Kiem membuka kiosnya setiap hari pukul 08.00-17.00, namun sering pula sudah tutup sekitar jam 14.00 jika sudah habis. Sejak pagi kios ini sudah ramai dikunjungi pembeli yang kebanyakan dibawa pulang sebagai oleh–oleh. Jika hendak dibawa pulang, Lunpia Gang Lombok ini menggunakan besek (seperti karton namun terbuat dari anyaman bambu) dan sausnya dibungkus daun pisang. Satu besek bisa berisi hingga 10 Lunpia.

Untuk alternatif Lunpia Semarang yang lain bisa dicoba Lunpia Express di Jalan Gajah Mada atau di sekitar pusat oleh-oleh di Jalan Pandanaran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s